Mewujudkan Merdeka Belajar Untuk Mencapai Pelajar Yang Memiliki Karakter Pancasila
Salah satu peran guru penggerak adalah menjadi pemimpin pembelajaran untuk mewujudkan ekosistem sekolah yang mendorong pembelajaran yang berpusat pada peserta didik sehingga peserta didik mampu berkembang sesuai bakat dan potensi yang dimilikinya. Dalam menjalankan peran ini yang utama sekali perlu saya lakukan adalah memahami filosofi pemikiran Ki hajar Dewantara dan mengaitkan dengan kondisi pembelajaran yang selama ini saya lakukan di kelas. Yang saya pahami dari filosofi pemikiran Ki hajar Dewantara adalah semua guru mungkin bisa menjadi pengajar, tapi tidak semua pengajar menjadi pendidik. Mendidik dengan hati nurani menuntun anak dengan gaya belajarnya sendiri berdasarkan kodrat dirinya membawa mereka mampu menguasai ketrampilan abad 21 sesuai tuntutan kodrat zaman untuk bekal masa depan mereka. Menuntun dengan mengedepankan Akhlakul karimah sebagai contoh nyata agar terbentuk perilaku yang baik, mengajar dengan memberikan motivasi agar mereka tertarik dan berpartipasi aktif sehingga tujuan pembelajaran tercapai tanpa mereka merasa dipaksa. Peserta didik adalah ibarat benih padi dan guru adalah petani sedangkan sekolah adalah ladang tempat benih disemai dan tumbuh. Setiap benih punya keistimewaannya masing-masing dan tugas petani untuk memberi perlakuan menurut keistimewaannya. Agar benih itu bisa menghasilkan padi yang berkualitas tinggi tentunya si petani harus memiliki ilmu bercocok tanam yang memadai. Ladang yang subur ikut berperan juga dalam menentukan kualitas padi.
Dalam menjalankan peran sebagai pemimpin pembelajaran tentunya di dukung oleh nilai-nilai dari guru penggerak yang sudah miliki dan juga nilai yang perlu terus saya asah karena nantinya nilai tersebut adalah kekuatan bagi saya untuk menjadi pemimpin pembelajaran yang ingin mewujudkan merdeka belajar bagi siswa saya. Nilai-Nilai yang saya miliki tertera pada gambar dibawah ini
Dalam mewujudkan merdeka belajar Untuk Mencapai Pelajar Yang Memiliki Karakter Pancasila tentunya tidak akan terwujud oleh saya sendiri tapi dengan kolaborasi dari setiap pemangku kepentingan dengan pendekatan Inkuiri Apresiasi (IA). Inkuiri Apresiatif dikenal sebagai pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan. Kekuatan ini saya susun dalam peta kekuatan
Dari Peta kekuatan di atas saya menyusun penerapan Inkuiri Apresiatif melalui 5 tahapan yaitu BAGJA. Fokus saya adalah pada minat peserta didik dalam belajar karena selama ini permasalahan utama yang saya dan juga guru yang lain hadapi di sekolah adalah minat belajar siswa yang kurang. Untuk mewujudkan merdeka Belajar dan untuk menumbuhkan karakter pancasila pada peserta didik yang pertama sekali harus saya dan rekan guru lainnya lakukan adalah meningkatkan minat belajar peserta . Berikut ini tahapan BAGJA sebagai upaya untuk meningkatkan minat belajar siswa di sekolah
|
PRAKARSA PERUBAHAN |
Strategi Pengenalan Kekuatan dan Potensi Peserta didik |
|
|
TAHAPAN |
Pertanyaan |
Daftar tindakan yang
perlu dilakukan untuk menjawab pertanyaan |
|
B-uat pertanyaan (Define) |
Bagaimana meningkatkan minat peserta
didik dalam belajar? |
Berdiskusi dengan
peserta didik tentang model pembelajaran yang mereka impikan. Merefleksi kembali
pembelajaran yang dilakukan sebelumnya dan memperbaiki rencana pembelajaran
ke depan yang lebih melibatkan peserta didik dalam pembelajaran Berdiskusi dengan
rekan sejawat mengenai model pembelajaran yang tepat dan bervariasi untuk
meningkatkan minat belajar peserta didik |
|
A-mbil pelajaran (Discover) |
Hal positif apa yang dimiliki oleh
peserta didik untuk meningkatkan minat belajar Peserta didik? |
Semangat peserta
didik dalam belajar Potensi yang
dimiliki peserta didik |
|
G-ali mimpi (Dream) |
Hal positif apa yang akan
terjadi ke depan dengan meningkatnya minat belajar Peserta didik? |
Mewujudkan
pembelajaran yang berpusat pada peserta didik Tujuan Pembelajaran
tercapai Meningkatkan mutu
lulusan
|
|
J-abarkan rencana (Design) |
Langkah-langkah apa
yang dilakukan untuk meningkatkan minat belajar peserta
didik? |
Membuat model
pembelajaran yang berpusat pada murid dan menyenangkan Mengembangkan
pembelajaran yang bervariasi sesuai potensi yang dimiliki peserta didik |
|
A-tur eksekusi (Deliver) |
Siapa saja yang terlibat dalam upaya
meningkatkan minat belajar peserta didik? |
Kebijakan kepala
sekolah tentang pengembangan pembelajaran yang bisa meningkatkan minat
peserta didik Semua guru
berkolaborasi dalam upaya mengembangkan model pembelajaran yang bisa
meningkatkan minat belajar peserta didik. kondisi
sekolah yang nyaman dapat menjadi pendukung dalam meningkatkan minat belajar
siswa.
|







0 Comments:
Posting Komentar