Kegiatan Lokakarya Orientasi Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 8 Kabupaten dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 13 Mei 2023 di Komplek Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen. Kegiatan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB
Berikut beberapa catatan hasil kegiatan Lokakarya Orientasi bagi Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 8 Kabupaten Bireuen tahun 2023 .
1. PESERTA
Peserta yang hadir dalam kegiatan pembukaan lokakarya orientasi adalah 13 Pengajar Praktik (PP) Kabupaten Bireuen , 65 CGP Kabupaten Bireuen, serta juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kabupaten Bireuen dan beberapa jajarannya, perwakilan Kacabdin kabupaten Bireuen,, kepala sekolah dan pengawas dari masing-masing CGP
Sementara, kegiatan pendampingan kelas dihadiri oleh 10 CGP yang di dampingi oleh 2 PP. Adapun 5 CGP pendampingan dengan saya adalah sebagai berikut.
- Basyir (Tempat Tugas SMA Negeri 1 1Peusangan Siblah Krueng)
- Mulyana Sartika (Tempat Tugas SMA Negeri 1 Samalanga)
- Fitra Rakhmadhana (Tempat tugas UPTD SMP Negeri 1 Simpang Mamplam)
- Amna (Tempat Tugas UPTD SD Negeri 17 Simpang Mamplam)
- Herawati( Tempat Tugas UPTD SD SD Negeri 13 Simpang Mamplam)
Berikut foto peserta yang berhadir pada kegiatan pendampingan kelas lokakarya orientasi.
2. AKTIVITAS PEMBELAJARAN
Kegiatan pendampingan kelas atau kegiatan pembelajaran diikuti oleh 10 CGP yang di pandu oleh saya dan bu nurmina. Peserta kegiatan semua hadir tepat waktu dan mengikuti semua sesi kegiatan hingga dengan selesai. Semua peserta mengikuti pembelajaran dengan sangat antusias, penuh semangat, rasa percaya diri yang tinggi, saling berbagi pengalaman dan juga berkolaborasi Berikut rangkaian aktivitas pembelajaran pada saat pendampingan kelas kegiatan lokakarya orientasi.
1) Perkenalan Diri
Kegiatan perkenakan diri dilakukan secara bergantian mulai dari pengenalan Pengajar Praktik (PP) kemudian dilanjutkan dengan pengenalan diri dari masing-masing CGP, pengawas sekolah, serta kepala sekolah yang telah berhadir di ruang kelas. Pengenalan diri dilakukan dengan menulis nama di kerta lebel yang telah dibagikan kemudian ditempel di dada masing-masing CGP. Pengenalan diri berlangsung dengan sangat antusias, hal ini dikarenakan semua peserta belum saling mengenal walaupun berada di kabupaten yang sama. Dengan kegiatan pengenalan diri ini, semua peserta dapat saling mengenal satu sama lain.
2) Kesepakatan kelas
Setelah pengenalan diri selesai, dilanjutkan dengan kegiatan membuat kesepakatan kelas yang dipandu oleh PP dengan melibatkan semua peserta kegiatan. Kesepakatan kelas ini di buat agar kegaiatan lokakarya ini dapat berlangsung dengan tertib dan aman dan tentunya peserta kegiatan dapat mengikuti kegaiatan sampai selesai dengan nyaman. Hasil dari kesepakatan kelas yang harus ditaati dan dijalani oleh setiap peserta tersebut ditulis dikertas plano dan ditempel di dinding kelas. Berikut foto hasil kesepakatan kelas yang telah dibuat.

3) Harapan dan Kekhawatiran
Kesepakan kelas sudah terbentuk, kemudian Pengajar Praktik (PP) melanjutkan dengan kegiatan pemetaan harapan dan kekhawatiran CGP, emetaan harapan dan kekhawatiran CGP pengawas, serta emetaan harapan dan kekhawatiran CGP kepala sekolah dalam melaksanakan program guru penggerak. Pada kegiatan ini, masing-maisng peserta diminta untuk menulis harapan dan kekhawatiran mereka dalam melaksanakan program guru penggerak pada kertas pos it yang telah dibagikan kemudian ditempel di kertas plano yang sudah ditempel didinding. Dari kegiatan ini terdata beberapa harapan dan kekhawatiran dari masing-masing peserta. dan mendiskusikan strategi yang dapat dilakukan untuk mewujudkan harapan dan menghindari hal-hal yang menjadi kekhawatiran CGP bersama kepala sekolah dan pengawas.
4) Perjalanan Calon Guru Penggerak
Pada sesi ini, CGP maupun pengawas serta kepala sekolah mendapat penjelasan tantang perjalanan guru penggerak. Pada sesi ini banyak peserta yang antusias bertanya menanyakan tentang program guru penggerak. Melalui kegiatan ini, CGP, kepala sekolah, serta pengawas dapat mengetahui perannya masing-masing dalam dalam pelaksaaan pendidikan guru penggerak.
5) Posisi Diri
Pada sesi ini, CGP diminta untuk memetakan kompetensi diri mereka dengan mengisi lembar kerja asesmen mandiri Kompetensi Guru Penggerak dan Lembar Evaluasi diri guru penggerak. Sesi ini berlangsung dengan serius, semua CGP sangat serius memetakan kompetensi diri. Pada sesi ini, PP mendampingi CGP dan memberikan penjelasan tentang kompetensi guru penggerak dan CGP diminta untuk saling berdiskusi dengan teman-teman tentang kompetensi diri mereka yang sudah dibuat. Berikut LK evaluasi diri guru penggerak yang telah diisi oleh CGP.
6) Rencana Pengembangan Diri
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sesi membuat rencana pengembangan diri. Pada sesi ini, CGP diminta untuk menulis rencana pengembangan kompetensi Guru Penggerak yang ingin mereka kembangkan dengan mengisi lembar kerja rencana pengembangan kompetensi diri yang telah dibagikan.
7) Pengenalan Fortofolio Digital
Pada sesi ini, PP menjelaskan tentang bagaimana cara membuat fortopolio digital menggunakan google sites . Media ini menjadi salah satu sarana publikasi yang dapat digunakan oleh CGP dalam mempublikasikan karya-karyanya selama mengikuti kegiatan guru penggerak.
8) Reflekasi dan Penutup
Kegiatan pembelajaran lokakarya orientasi ini ditutup dengan kegiatan refleksi . Berikut beberapa hasil refleksi yang ditulis oleh CGP pada kegiatan lokakarya orientasi.
1) CGP dapat mengetahui lebih banyak tentang guru penggerak;
2) CGP dapat mengetahui manfaat dari kegiatan guru penggerak
3) CGP dapat saling berkolaborasi dan berdiskusi sesama CGP, kepala sekolah, serta pengawas;
4) CGP dapat mengenal orang-orang hebat/saling mengenal.
Berikut beberapa foto aktivitas pembelajaran pada kegiatan lokakarya orientasi.
| ![]() |
|
3. PRODUK YANG DIHASILKAN
Dari kegiatan lokakarya orientasi ini terdapat 3 produk yang dihasilkan, yaitu:
1) Kesepakatan peran CGP dan Kepala sekolah
2) Peta posisi diri CGP
3) Rencana pengembangan kompetensi CGP
4. KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN
Adapun tujuan pembelajaran yang dicapai oleh CGP pada kegiatan lokakarya orientasi ini adalah sebagai berikut.
- CGP sudah memahami dengan jelas program Pendidikan guru penggerak (alur, peran tim pendukung, dan kompetensi lulusan.
- CGP telah mampu mengidentifikasi posisi diri tentang kompetensi guru penggerak.
- CGP telah mampu membuat rencana pengembangan kompetensi diri guru penggerak walaupun masih belum sempurna/lengkap.
- CGP telah memahami dengan baik pentingnya fortopolio digital walaupun CGP belum sempat uji coba dikarenakan keterbatasan waktu pada saat pembelajaran.
5. KESIMPULAN DAN REFLEKSI PEMBELAJARAN
Dari kegiatan lokakarya orientasi ini dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut.
- Kegiatan lokakarya orientasi ini telah dilaksanakan dengan sukses sesuai dengan yang diharapkan dan tujuan kegaiatan dapat tercapai.
- Kegiatan lokakarya orientasi adalah kegiatan pengenalan kepada guru, kepala sekolah, maupun pengawas sehingga mereka dapat memaksimalkan perannya dalam program pendidikan guru penggerak
- Kegiatan lokakarya orientasi ini dapat memberikan kontribusi yang sangat banyak untuk CGP dalam melaksanakan program guru penggerak ;
- Berkat kerja keras dan kerja sama yang baik, semua tujuan yang diharapkan dalam kegiatan lokakarya orientasi ini dapat tercapai walaupun masih belum maksimal.
Adapun refleksi yang dapat diambil dari kegiatan lokarya orientasi ini adalah untuk mendapatkan sesuatu membutuh usaha, perjuangan, serta pengorbanan. Dengan persiapan yang maksimal dan kerja sama yang baik antar sesama tim akan mendapatkan hasil yang baik.












.jpeg)
.jpeg)









.jpeg)












.jpeg)









