Kimia Itu Asik

pembelajaran kimia adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh guru dengan bahan ajar materi kimia dan dilaksanakan dengan menarik sehingga siswa memperoleh berbagai pengalaman di bidang kimia sesuai dengan standar isi sehingga timbul perubahan dalam pengetahuan

Sumber Belajar ya Dirumah Belajar

.Berbagai macam Pembelajaran di rumah belajar yang bisa kamu temui.

Ayo Ikut PEMBATK

Sebagai upaya pembelajaran Berbasis TIK guru dituntun untuk mengenalkan dan mempelajari Pyang ada pada portal rumah belajar

Minggu, 26 September 2021

Jurnal Refleksi - Minggu Ke 6


Pada Jurnal Minggu ke 6 ini saya akan membuat model refleksi 4 F (Facts, Feelings, Findings, Future).

1. Facts (Peristiwa)

Peristiwa yang terjadi adalah pemaparan tentang visi dan pemetaan kekuatan dari setiap CGP dan juga pemberian umpan balik yang baik dari rekan CGP yang difasilitasi oleh fasilitator diakhiri dengan penguatan dari fasilitator

2. Feeling (Perasaan)

Perasaan yang muncul saat proses pembelajaran adalah menyenangkan karena baik dari rekan-rekan CGP dan juga fasilitator sangat bersikap terbuka dan juga memberikan umpan balik yang bersifat membangun.

3. Findings (Pembelajaran)

Pembelajaran yang diperoleh melalui peta kekuatan adalah untuk mewujudkan visi. Saya tidak bisa melakukannya sendiri tapi juga bersama dengan setiap komponen peta kekuatan yang berperan sesuai dengan kekuatan yang dimilikinya. Pembelajaran         lain dari peta kekuatan adalah melatih diri saya sendiri untuk lebih fokus pada kekuatan yang sekolah saya miliki bukan pada keterbatasan.

4. Future (Penerapan)

yang perlu saya pelajari lebih lanjut adalah mengindentifikasi lebih lanjut hal baik yang telah ada disekolah untuk kemudian menyusun strategi untuk menyelaraskan hal baik atau kekuatan tersebut  dalam aksi nyata untuk mewujudkan visi merdeka belajar di sekolah saya.


"Fokuslah pada kekuatan maka kamu akan menemukan keberhasilan"

(Irawati CGP Angkatan 3 Kabupaten Bireuen)





Rabu, 22 September 2021

Jurnal Refleksi- Minggu Ke 5

Irawati (CGP Angkatan 3 Kabupaten Bireun)

Jurnal Refleksi minggu ini saya buat dengan model Description, Examination and Articulation of Learning (DEAL)


Description

Kegiatan minggu ini di mulai dengan elaborasi pemahaman melalui Diskusi virtual bersama Instruktur bapak musclish yang membahas tentang ragam praktik baik yang bisa dilakukan terkait penumbuhan nilai dalam diri seseorang. Materi diskusi ini sangat menarik karena mampu mengajak peserta CGP umumnya dan saya khususnya untuk kembali memahami nilai yang ada dalam diri  untuk kemudian mengaitkan dengan nilai-nilai dan peran guru penggerak yang sudah dilaksanakan di sekolah maupun di komunitas. Banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan pada diskusi virtual ini baik itu praktik baik dari peserta diskusi maupun materi bagaimana cara berpikir lambat yang dipaparkan oleh instruktur. Tidak setiap permasalahan yang kita temukan bisa kita selesaikan dengan baik dengan berpikir cepat namun berpikir lambat akan memberikan penyelesaian yang mendekati sempurna.

Examination

Pengetahuan baru ini membuka kembali pemahaman saya terhadap peran  yang akan saya jalankan ke depan dalam pencapaian Profil Pelajar Pancasila. Poin utama yang menjadi catatan saya adalah untuk bisa menumbuhkan Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik saya, maka saya harus menguatkan Profil Pelajar Pancasila dalam diri saya sesuai semboyan pendidikan dari Ki hajar Dewantara Ing Ngarsa sung Tulada pendidik harus memberi contoh atau tauladan yang baik. Pemahaman ini juga memberikan gambaran tersendiri bagi saya untuk kembali menyesuaikan rencana/tujuan saya dalam menumbuhkan budaya positif dilingkungan saya dan juga praktik baik yang nantinya akan mewujudkan profil pelajar pancasila di sekolah saya

Articulation of Learning (DEAL).

Hal yang saya pelajari adalah untuk mewujudkan suatu rencana maka hal utama yang perlu dilakukan adalah melihat kembali apakah kita sudah  menjadi bagian dari pelaksana dari rencana tersebut dengan kata lain saat kita ingin merubah suatu keadaan dalam suatu komunitas ataupun siswa maka mulailah berbenah diri dulu untuk kemudian menjadi tauladan bagi orang lain. 


Selasa, 14 September 2021

1.2.a.9. Koneksi Antar Materi - - Nilai-Nilai dan Peran Guru Penggerak

 


Apa yang Anda pahami mengenai nilai dan peran Guru Penggerak?

Yang saya pahami mengenai nilai dan peran guru penggerak dengan memiliki nilai-nilai guru penggerak yaitu, mandiri, Reflektif, kolaboratif, inovatif dan  berpusat kepada murid akan menjadi kekuatan bagi saya untuk menjalankan peran guru penggerak.

 

Apakah ada keterkaitan antara nilai dan peran Guru Penggerak dengan Filosofi Ki Hadjar Dewantara? jelaskan!

 

Filosofi pendidikan dari Ki Hadjar Dewantara adalah guru sebagai aktor, motivator, fasilitator bagi peserta didiknya. Pembelajaran bermakna akan tercipta jika iklim kelas nyaman dan peserta didik dapat belajar sesuai minat dan bakatnya tanpa adanya perbedaan. Hal tersebut dikemukakan sesuai konsep merdeka belajar. Seorang guru ideal bagi peserta didik adalah guru yang di depan memberi contoh, di tengah membangun semangat, di belakang memberi dorongan. Untuk menjadi sosok guru ideal tersebut tentunya dibarengi oleh nilai yang harus dimiliki oleh seorang guru penggerak. Peran Guru penggerak selain mampu meningkatkan prestasi peserta didiknya, mengajar dengan kreatif dan inovatif, serta mengembangkan kompetensi dirinya. Guru Penggerak juga harus memiliki kemauan untuk memimpin, berinovasi, menjadi teladan dan agen perubahan di dalam ekosistem pendidikan. Mereka harus mempunyai dampak lain selain perubahan positif di kelasnya sendiri. Guru Penggerak harus memberikan dampak kepada guru-guru lain serta dampak kepada sekolahnya. 

 

Ingat kembali refleksi diri Anda pada bagian Refleksi Terbimbing serta ilustrasi yang sudah Anda buat pada Demonstrasi Kontekstual (sebagai gambaran Anda). Apa strategi yang bisa Anda lakukan untuk mencapai nilai tersebut?  

 

Yang bisa saya lakukan untuk menguatkan peran dan nilai Guru Penggerak adalah menambah wawasan, dan juga menggali lebih banyak  pengalaman-pengalaman dari rekan sejawat maupun CGP dan berupaya mengaplikasinya dalam aksi nyata.

 

Siapa saja pihak yang dapat membantu Anda dalam mencapai gambaran diri Anda di demonstrasi kontekstual tersebut? Seperti apa perannya?

 

 

Untuk menjabarkan pihak yang membantu saya dalam mencapai gambaran diri saya  di demonstrasi kontekstual seperti gambar diatas sebenarnya cukup banyak pihak yang terlibat yang mungkin tidak dapat saya jabarkan satu persatu karena sebuah kepribadian, karakter,  nilai dari guru penggerak itu tidak instan terbentuk namun semuanya butuh proses dan pengalaman hidup. Namun untuk menjalankan peran saya sebagai guru penggerak saat ini, pihak yang membantu adalah rekan sejawat baik dari sekolah maupun dari luar sekolah, kepala sekolah dan tentunya warga sekolah dan semuanya memiliki perannya masing-masing baik dari segi kebijakan dan juga umpan balik terhadap praktik baik yang saya kembangkan di sekolah dan tentunya sebuah perubahan akan terwujud apabila adanya kolaborasi dari semua pihak. seorang guru dikatakan sebagai guru penggerak apabila guru tersebut sudah mampu tergerak, bergerak dan tentunya menggerakkan komunitasnya ke arah perubahan yang lebih baik.

 

"Sebuah keniscayaan sebuah perubahan terwujud oleh  seseorang, namun seseorang bisa menjadi pelopor untuk mewujudkan perubahan bagi sebuah komunitas(irawati asnawi usman)"

  

 

Kegiatan  Lokakarya Orientasi  Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 8 Kabupaten   dilaksanakan pada hari   Sabtu, tanggal 13 Mei 2023   di   ...