Rabu, 20 Oktober 2021

1.4.a.9 Koneksi Antar Materi

  1. Koneksi Antar Materi. Filosofi Ki Hadjar Dewantara, Nilai dan Peran Guru Penggerak, Visi Guru    Penggerak dan Budaya Positif


Refleksi filosofi pendidikan nasional Ki Hadjar Dewantara menjadi titik awal dalam memahami arti pendidikan sesungguhnya. Pendidikan anak sejatinya adalah melihat kodrat diri anak dengan selalu berhubungan dengan kodrat zaman. Mendidik dengan hati nurani menuntun anak dengan gaya belajarnya sendiri berdasarkan kodrat dirinya membawa mereka mampu menguasai ketrampilan abad 21 sesuai tuntutan kodrat zaman untuk bekal masa depan mereka. Menuntun dengan mengedepankan Akhlakul karimah sebagai contoh nyata agar terbentuk perilaku yang baik, mengajar dengan memberikan motivasi agar mereka tertarik dan berpartipasi aktif sehingga tujuan pembelajaran tercapai tanpa mereka merasa dipaksa.   Agar menjadi sosok guru profesional yang ideal ala Ki Hajar Dewantara, maka guru harus selalu melakukan perubahan diri menuju ke arah lebih baik, guru harus menempatkan diri sebagai pendidik, pengajar, pembimbing, penasehat, motivator, penuntun, tegas dan terhormat dan tentunya di cintai oleh anak. Anak didik adalah ibarat benih padi dan guru adalah petani sedangkan sekolah adalah ladang tempat benih disemai dan tumbuh. Setiap benih punya keistimewannya masing-masing dan tugas petani untuk memberi perlakuan menurut keistimewaannya. Agar benih itu bisa menghasilkan padi yang berkualitas tinggi tentunya si petani harus memiliki ilmu bercocok tanam yang memadai. Ladang yang subur ikut berperan juga dalam menentukan kualitas padi. Begitu juga dengan anak, setiap mereka memiliki keistimewaan tersendiri dan tugas guru untuk memberi perlakuan menurut keistimewaanya selain itu sekolah sebagai tempat berlangsungnya pendidikan juga harus mampu memberikan fasilitas terbaiknya untuk dapat melahirkan lulusan yang berkualitas, berbudi pekerti luhur dan mampu bersaing sesuai tuntutan zaman.

Sebagai seorang guru penggerak dituntut untuk memahami nilai dan perannya.  peran guru penggerak adalah mengembangkan diri sendiri dan orang lain, memimpin pembelajaran, memimpin manajemen sekolah dan memimpin pengembangan sekolah. Peran yang harus dimiliki adalah menjadi pemimpin pembelajaran,menggerakkan komunitas praktisi, menjadi mentor/coach bagi guru lain, dan mendorong kolaborasi antar guru dan mewujudkan kepemimpinan murid. Sedangkan nilai guru penggerak adalah mandiri, reflektif, kolaboratif,inovatif dan berpihak kepada murid.

Langkah selanjutnya adalah merumuskan visi yaitu mewujudkan merdeka belajar Untuk Mencapai Pelajar Yang Memiliki Karakter Pancasila. Sehingga dengan adanya visi yang telah dibuat, dalam melaksanakannya akan lebih terarah. Dalam mewujudkan merdeka belajar Untuk Mencapai Pelajar Yang Memiliki Karakter Pancasila  tentunya tidak akan terwujud oleh satu pihak saja  tapi dengan kolaborasi dari setiap pemangku kepentingan dengan pendekatan Inkuiri Apresiasi (IA). Inkuiri Apresiatif dikenal sebagai pendekatan manajemen perubahan yang kolaboratif dan berbasis kekuatan yang disusun dalam Peta Kekuatan

 

Untuk  mewujudkan merdeka belajar Untuk Mencapai Pelajar yang Memiliki Karakter Pancasila sangat di perlukan menumbuhkan budaya positif yang nantinya akan menjadi budaya sekolah. Jika dikaitkan dengan budaya positif di sekolah, maka bisa di uraikan sebagai nilai-nilai, keyakinan-keyakinan, dan kebiasaan-kebiasaan di sekolah yang berpihak pada murid yang dijalankan oleh semua warga sekolah. Untuk dapat  mewujudkan budaya positif ini, guru memegang peranan penting, guru perlu mencari strategi, cara yang efektif dan tepat untuk dapat mewujudkan budaya positif baik lingkup kelas maupun sekolah. 

 

 2. Rancangan Aksi Nyata



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                                                                                                       

0 Comments:

Posting Komentar

Kegiatan  Lokakarya Orientasi  Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 8 Kabupaten   dilaksanakan pada hari   Sabtu, tanggal 13 Mei 2023   di   ...