Senin, 14 Maret 2022

Jurnal refleksi- minggu 22

Kegiatan minggu ini di awali pada tanggal 07 maret 2022 adalah membuat demontrasi konstektual tentang aset yang dimiliki oleh SMAS  Tauthiah Arongan. Dalam proses menngindentifikasi aset sekolah ini saya merasa tertantang sekaligus juga melatih saya untuk lebih memahami kekuatan yang di miliki oleh sekolah tempat saya bertugas. berikut ini  Pemetaan tujuh kelompok aset- Sumber daya yang dimiliki oleh SMAS Tauthiah Arongan

1. Modal Manusia

Sumber daya manusia yang dimiliki oleh SMAS Tuthiah Arongan yaitu kepala sekolah Bapak Syahril, S.Pd.,Gr.,MM yang memiliki kompetensi kepribadian, manajerial, sosial dan supervisi yang mumpuni. Dibawah kepemimpinan beliau sekolah kami semakin berkembang dari tahun ke tahun salah satunya dengan bertambahnya minat siswa untuk bersekolah di sekolah SMAS Tauthiah Arongan baik itu siswa yang berasal dari daerah kabupaten Bireuen maupun luar kabupaten ada juga siswa yang berasal dari luar provinsi Aceh. Selain itu sumber daya lainnya adalah guru dengan kualifikasi pendidikan sesuai dengan mapel yang di ampu dan berada di usia yang produktik, tendik yang memiliki kemampuan dibidang IT, siswa yang berasal dari berbagai daerah dengan kultur budaya yang berbeda, dan juga warga sekolah lainnya
 
2. Modal Sosial
Modal sosial yang dimiliki adalah terjalinnya kerjasama yang baik antara sekolah dan Lembaga/Yayasan tempat sekolah bernaung, selain itu solidaritas yang baik terjalin antara siswa yang berasal dari berbagai daerah. Hubungan antara komite sekolah, dan juga masyarakat sekitar tetap terjaga dengan baik, selain itu adanya komunitas praktisi di sekolah sebagai tempat guru berbagi dan berkolaborasi sehingga mampu mengembangkan pembelajaran di kelas
  
  
3. Modal Fisik


Bangunan fisik di lingkungan Sekolah SMAS Tauthiah arongan sudah cukup bangun, meliputi  ruang kelas, Ruang kepala sekolah, Ruang Guru, Ruang Tu, laboratorium Komputer, Ruang BP dan juga Mesjid yang berada dalam Lingkungan Sekolah yang menyatu dengan Lingkungan Pesantren.  Untuk infrastruktur lainnya adalah tersedianya listrik, PDAM dan juga jaringan WIFI
 
4. Modal Lingkungan/alam

SMAS Tauthiah Arongan berada dalam komplek Pesantren Tauthiah Arongan tentunya lingkungan yang agamis nyaman dan tentram menjadi daya tarik tersendiri bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMAS Tauthiah Arongan. Selain mereka menempuh pendidikan di Sekolah mereka juga bisa mendapatkan ilmu agama di Pesantren dan juga melatih kemampuan life skil yang memjadi keunikan tersendiri bagi sekolah kami
 
5. Modal Finansial
Dari segi pembiayaan sekolah SMAS Tauthiah Aongan menerima Dana BOS dari Pemerintah, selain itu ada juga dana dari yayasan dan juga sebagian dari Siswa menerima dana PIP yang dana itu digunakan oleh siswa untuk menunjang pendidikan mereka
 
6. Modal Politik
Terjalinnya kerjasama yang baik dengan Pukesmas, Polsek, Pemerintah kecamatan, Kantor Pemadam Kebakaran dan juga Kantor PLN.
 
7. Modal Agama dan Budaya

SMAS Tauthiah Arongan adalah sekolah swasta di bawah Lembaga Yayasan Pendidikan Islam Tauthiatuh Thullab . Sebuah lembaga yang berlandaskan Syariat Islam yang sangat kental. Aktivitas keagamaan menjadi rutinitas keseharian siswa yang juga sebagai santri seperti  pengajian rutin, peringatan Hari besar islam dan kegiatan life skill lainnya.  Siswa yang berasal dari berbagai daerah berbaur dengan baik dan terjalinnya budaya gotong royong dan juga saling membantu dengan tidak membedakan latar belakang daerah mereka berasal dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami
dari hasil pemetaan 
Pemetaan tujuh kelompok aset- Sumber daya yang dimiliki oleh SMAS Tauthiah Arongan yang  telah saya buat pembelajaran yang saya dapatkan dengan berpikir berbasis aset akan mampu membuat membuat saya lebih mengenali potensi yang dimiliki oleh sekolah saya untuk selanjutnya bisa dimamfaatkan untuk kemajuan sekolah. 
Selain itu kegiatan dalam minggu ini adalah elaborasi pemahaman bersama instruktur ibu Indra Sari  tentang  strategi pengelolaan sumber daya  melalui proses tanya jawab dan diskusi menggunakan moda konferensi daring. Kegiatan berlangsung sangat menarik karena dari sen


Kegiatan berlangsung sangat menarik karena instruktur mengajak dan mengasah kemampuan peserta CGP untuk selalu berpikir berbasis aset bukan berbasis kekurangan dan ini merupakan pembelajaran yang sangat berharga buat saya pribadi dan bagaimana kedepannya pemahaman ini bisa saya terapkan dan saya imbaskan ke rekan dalam komunitas dan juga guru di sekolah karena saya yakin jika kita berpikir dengan berbasis aset maka kita akan fokus apa yang bisa kita miliki dan memamfaatkan dengan semaksimal mungkin untuk kemajuan sekolah. 


0 Comments:

Posting Komentar

Kegiatan  Lokakarya Orientasi  Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 8 Kabupaten   dilaksanakan pada hari   Sabtu, tanggal 13 Mei 2023   di   ...