Senin, 28 Februari 2022

Jurnal Refleksi Minggu ke 20

    Kegiatan Minggu ke 20 diawali dengan aksi nyata dari modul 3.1 Pengambilan keputusan sebagai Pemimpim Pembelajaran dilanjutkan dengan Modul 3.2 Pemimpin dalam sumber daya Alam. Pada kegiatan mulai dari Diri dan ekspolasi  konsep -Pemimpin dalam Pengelolaan Sumber Daya Pembelajaran dan eksplorasi konsep melalui forum diskusi tentang pemimpin dalam pembelajaran  banyak hal yang saya dapatkan mulai dari sejauh mana saya memahami sekolah sebagai sebuah ekosistem dengan faktor biotik dan abiotik di dalamnya dan bagamana melihat aset dari sebuah ekosistem dan mengelolanya dengan baik. Selain itu penggunanan Pendekatan  berbasis aset (Asset-Based Thinking)  merupakan cara praktis menemukan dan mengenali hal-hal yang positif dalam kehidupan, dengan menggunakan kekuatan sebagai tumpuan berpikir, kita diajak untuk memusatkan perhatian pada apa yang bekerja, yang menjadi inspirasi, yang menjadi kekuatan ataupun potensi yang positif sehingga mampu menjadikan sebuah ekosistem/sekolah  dapat  berkembang dengan baik. 

Kegiatan selanjutnya dalam minggu ini tepatnya hari sabtu tanggal 26 Februari 20221 diadakan  Lokakarya ke 5 yang berlangsung secara  daring dikarenakan status kabupaten bireuen berada di Level 3 dalam penyebaran covid-19. 



Meskipun kegiatan dilaksanakan secara daring dan cuaca yang tidak bersahabat dimana hujan lebat sehingga ada sedikit ganguan pada signal internet namun hal ini  tidak menyurutkan semangat rekan-rekan CGP dalam mengikuti lokakarya dari awal hingga selesai. Selama Kegiatan loka karya berlangsung saya dan rekan CGP lainnya sangat semangat mengikuti  kegiatan. Dalam loka karya ini Pangajar Praktik mengajak Kami para CGP untuk merefleksikan  capaian kompetensi guru penggerak 3 bulan yang telah berhasil kami capai dan kompetensi apa yang belum berkembang. Selain itu kami juga diarahkan untuk membuat rencana pengembangan kompetensi 3 bulan ke depan. Banyak pembelajaran yang saya dapatkan di sini baik itu dari Pengajar Praktik maupun dari rekan CGP lainya mengenai strategi-strategi baru yang bisa saya terapkan untuk mengembangkan kompetensi yang belum berkembang dari diri saya selaku calon guru penggerak. Secara pribadi dari awal hingga sampai saat ini mengikuti kegiatan pendidikan guru penggerak banyak hal positif yang saya dapatkan dan teknik pembelajaran dengan adanya pendampingan baik itu dari fasilitator dan pengajar praktik sangat membantu saya dan juga rekan CGP lainnya dalam mengembangkan kompetensi yang dimiliki dan menerapkannya di sekolah masing-masing dengan harapan nantinya kami menjadi agen perubahan terhadap paradigma pendidikan dan harapan terbesar adalah mampu membawa perubahan pendidikan di Indonesia ke arah yang lebih baik dan tentunya itu akan terwujud dengan menghadirkan kelas dan lingkungan sekolah yang mampu mewujudkan merdeka belajar dan terbentuknya karakter profil pelajar Pancasila pada peserta didik.
(Terus bergerak untuk sebuah perubahan yang lebih baik-Irawati, S.Pd.,Gr-CGP Angkatan- 3 Kab. Bireuen)


0 Comments:

Posting Komentar

Kegiatan  Lokakarya Orientasi  Calon Guru Penggerak (CGP) Angkatan 8 Kabupaten   dilaksanakan pada hari   Sabtu, tanggal 13 Mei 2023   di   ...